Cursed game

                          CURSED GAME
Apa kalian percaya kutukan? Bagaimana jika kehidupan kalian yang tenang berubah hanya karena sebuah permainan?. Semua di mulai dari saat aku pindah kesekolah baru ku.
“anak-anak hari ini ada murid baru”             “silahkan masuk alex”            
Aku pun masuk ke kelas        
“silahkan perkenalkan diri”                         “....nama saya alex mohon bantuannya untuk 1 setengah tahun kedepan”
“ketua kelas tolong ajak alex keliling sekolah sehabis pulang sekolah”  
“baik bu”
Pelajaran pun selesai lalu ketua kelas menghampiriku.
“alex ayo aku ajak berkeliling sekolah, aku belum memperkenalkan nama ku ya?nama ku nanami kau bisa memanggilku nami,kenapa kau pindah kesini alex?”            “ayah ku di pindahkan bekerja disini jadi aku mengikuti ayahku kemari”

    Keesokan harinya akupun bersekolah lagi. Tiba-tiba gadis berambut panjang di samping ku mengajak ku berbicara dan menanyakan sesuatu yang aneh.
 “siapa nama mu?”              
“aku alex, dan kamu?”
“nama ku aki .alex sebaiknya kamu jangan terlalu dekat dengan nami.”

     Saat pelajaran kedua dimulai tiba-tiba ponsel seisi kelas berbunyi dan isinya adalah sebuah permain yang bernama crused game di situ tertulis:

   “Crused game di mulai. Semua pemain harus mengikuti tantangan dari raja.aku akan memberikan waktu untuk kalian hingga jam 12 malam apabila kalian tidak melaksanakannya kalian akan menerima kutukan.aku hanya memilih 2 dari kalian yang akan selamat.good luck ^^”
Seisi kelas hanya menganggapnya lelucon mereka menganggap itu hanyalah pesan dari orang iseng akupun begitu.Lalu tantangan pun diberikan. “nomer absen 1 ryuji harus merusak salah satu fasilitas sekolah”
“hah...lelucon macam apa ini aku tidak akan melakukannya."

   Ke esokan harinya ryuji pun tidak sekolah lalu wali kelas masuk.
“kabar duka untuk kita semua ryuji di temukan meninggal di dalam rumahnya dan penyebabnya pun tidak diketahui.”
Semua murid pun berteriak histeris mereka ketakutan.
“hahahaha.... ini pasti hanya kebetulan bukan? Tidak mungkin hanya karena sebuah permainan kita mati, itu tidak mungkin kan.”
kami mendapatkan perintah ”untuk semuanya belarilah mengitari lapangan 10kali dalam waktu 3 menit dari sekarang”
“bukan kah ini lelucon bagaimana bisa kita mengitari lapangan sebesar ini 10kali dalam 3 menit?aku tidak akan melalukan permainan ini”
Semua pun berlari kecuali yuki..lalu ponsel kami berbunyi “nomer absen 2,8,14,16,4 mashiro,yuki,glad,clay,roy gagal melaksanakan perintah.Hukuman dimulai. Tersisa 14 player”

    Kami pun melihat secara langsung betapa mengerikannya kutukan itu, tubuh mereka meledak 1 per satu sangat mengerikan.
“bukan kah ini mengerikan,aku tidak kuat.”
 “i-i-ini hanya mimpikan?katakan kalau ini hanya mimpi.”
“aku tidak mau mati hanya karna hal konyol ini.”
“menakutkan sungguh menakutkan a-a-aku masih mau hidup.”.
“ya bukan kah lebih baik kalau permainan ini cepat selesai?”
“Nanami kau gila ya?pasti ada cara lain untuk keluar dari game ini tanpa ada yang terbunuh lagi”
“tidak akan terjadi karena kita akan terbunuh sampai 2 tersisah.”
“lalu apa yang harus kita lakukan nami?”
“kalian berlima coba kalian matikan ponsel kalian mungkin itu bisa mengeluarkan kalian dari permainan ini”
“benarkah nami?kita akan selamat kalau mematikan ponsel kita?”
“jangan lakukan itu”
“diam saja kau aki kau pikir kami percaya pada mu?”
Mereka berlima pun mematikan ponsel mereka,lalu kutukan pun mengenai mereka
“wah hebatnya mereka percaya dengan ku begitu mudahnya”
“nami kau sudah gila?bagaimana mungkin kau bisa melakukan itu terhadap teman-teman mu?”
“bukan kah lebih baik kalau permainan ini cepat selesai kan?aku tidak mau melihat mereka menderita.”
Lalu kami pun mendapatkan pesan lagi “berlarilah hingga kota sebrang setiap jaraknya hanya 36km setiap 6km pemain yang paling belakang akan menerima kutukan.5 player game over tersisa 9 player.”

     Kami pun terus berlari stiap 6km teman-teman kami satu per satu terkena kutukan.hingga kota sebrang tersisa kami bertiga yaitu aku,aki dan nami.
“hah sungguh di luar dugaan kalian bisa selamat.”
“pasti kau kan yang membuat jebakan-jebakan yang ad nami?”
“kalau iya memangnya kau mau apa?semuanya sudah selesai aku yang akan selamat,karena sebenarnya aku yang membaya kutukan ini ke sekolah ini.”
“apa maksudnya kau yang membawa kutukan?”
“dia adalah korban selamat dari insiden 1 tahun silam di sekolah swasta insiden yang tidak diketahui apa penyebabnya yang menyebabkan para siswanya terbunuh,bukan kah aku sudah bilang nami itu aneh alex.”
 
    Kami pun menerima pesan lagi “sangat menyenangkan bukan?tersisa 3 player aku serahkan permainan ini pada kalian silahkan pilih raja kalian.”
“sebaiknya kalian memilih ku,kalian tau bukan aku adalah korban selamat jadi aku tau cara menyelesaikan permainan ini.”
“tidak nami kau terlalu licik aku tidak percaya lagi padamu.”

     Vote pun di mulai aki menjadi sang raja dia mendapat kan 2 vote sedangkan nami 1 vote.
“aku memerintahkan nami nomer absen 9 untuk terkena kutukan.”
“aki kau bercanda kan?tidak mungkin kan?ti-ti-tidakkk aku tidak mau mati.
Nami pun berlari ntah kemana kami ber dua mendapatkan pesan game over dan pilihan untuk terkena kutukan atau melanjutkan permainan kami pun tau apa yang nami maksud dengan membawa kutukan dan kami memilih melanjutkan permainan.

Komentar